Obyek Wisata Gunung Tangkuban Perahu Bandung

Posted by admin 20/03/2016 0 Comment(s) ARTIKEL,

Kawasan wisata yang satu ini sudah terkenal sampai ke pelosok negeri karena Legendanya yang sudah sangat terkenal. Setiap harinya banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun asing yang ingin melihat pesona alam yang terdapat di area wisata gunung Tangkuban Perahu seperti kawah, kebun teh dan masih banyak lagi pesona lainnya yang membuat gunung ini tidak hentinya dikunjungi oleh wisatawan.

Gunung Tangkuban Perahu adalah sebuah gunung yang lokasinya berada di Provinsi Jawa Barat, Pulau Jawa, Indonesia. Jaraknya hanya sekitar 20 km dari Kota Bandung, dengan memiliki banyak sekali pohon pinus yang rimbun serta terdapat hamparan hijau kebun teh di sekitarnya, Gunung Tangkuban Parahu mempunyai ketinggian sekitar 2.084 meter.

Gunung ini berbentuk Stratovulcano dengan mempunyai pusat erupsi yang selalu berpindah-pindah dari timur ke barat. Jenis bebatuan yang dikeluarkan melalui letusan gunung ini mayoritas adalah lava dan sulfur, mineral yang paling banyak dikeluarkan seperti sulfur belerang, mineral yang biasa dikeluarkan pada saat gunung dalam kondisi tidak aktif adalah uap belerang.

Kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu ini berada di bawah naungan dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu rata-rata pada setiap harinya sekitar 17 derajat celcius pada siang hari dan bersuhu sekitar 2 derajat celcius pada saat malam hari. Gunung Tangkuban Parahu juga mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Montane, hutan Dipterokarp Atas, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Asal-usul dari Gunung Tangkuban Parahu

Asal-usul Gunung Tangkuban Parahu selalu dikaitkan dengan legenda Sangkuriang, yang pada kisahnya sudah jatuh cinta kepada ibundanya sendiri yang bernama Dayang Sumbi. Kemudian demi menggagalkan rencana serta niat anaknya sendiri untuk menikahinya, Dayang Sumbi mengajukan syarat yang sulit supaya Sangkuriang membuat sebuah sebuah perahu hanya dalam kurun waktu semalam.

Pada waktu mengetahui bahwa usahanya telah gagal, Sangkuriang kemudian merasa marah dan menendang perahu yang masih setengah jadi tersebut. Kemdudian perahu tersebut mendarat dalam keadaan terbalik. Perahu yang sudah di tendang Sangkuriang inilah kemudian membentuk sebuah Gunung dan dinamakan Gunung Tangkuban Parahu.

Status Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Parahu termasuk dalam kategori gunung api yang masih aktif dan statusnya terus selalu diawasi oleh Badan Direktorat Vulkanologi Indonesia. Beberapa kawahnya masih menunjukkan tanda tanda dari keaktifan gunung ini. Beberapa tanda dan aktivitas dari gunung berapi ini adalah seperti masih munculnya gas belerang dan juga terdapat sumber-sumber air panas yang berada di kaki gunung ini, di antaranya adalah seperti yang terdapat di kasawan Ciater, Subang.

Keberadaan dari gunung Tangkuban Perahu ini dan juga bentuk dari topografi Bandung yang terlihat seperti cekungan dengan memiliki banyak bukit serta gunung pada setiap sisinya makin menguatkan teori bahwa pernah terdapat sebuah telaga yang sangat besar yang sekarang adalah kawasan Bandung.

Para ahli geologi juga meyakini bahwa dataran tinggi Bandung yang terdapat di ketinggian kurang lebih sekitar 709 m di atas permukaan air laut merupakan sisa-sisa dari danau besar yang terbentuk karena pembendungan Sungai Ci Tarum oleh letusan gunung berapi purba yang biasa dikenal dengan nama Gunung Sunda dan Gunung Tangkuban Parahu hanyalah sisa dari Gunung Sunda purba yang masih aktif sampai sekarang ini.

Fenomena seperti ini juga dapat dilihat pada Gunung Krakatau yang ada di Selat Sunda dan kawasan wilayah Ngorongoro yang terdapat di Tanzania, Afrika. Sehingga adanya legenda dari Sangkuriang yang merupakan cerita masyarakat yang ada kawasan itu diyakini adalah sebuah dokumentasi dari masyarakat yang hidup di kawasan Gunung Sunda Purba terhadap berbagai peristiwa pada waktu itu.

Rute Perjalanan dan Aksesibilitas Dengan Menggunakan Kendaraan

Rute perjalanan untuk mencapai kawasan obyek wisata Gunung Tangkuban perahu bisa melewati pintu tol Pasteur, kemudian dapat dilanjutkan untuk menuju ke Jl. Dr. Djunjunan - lanjutkan lagi dengan berjalan menuju Pasirkaliki - kemudian Anda akan melewati Sukajadi - Setiabudi - Lembang setelah itu Anda akan sampai ke kawasan Wisata Gunung Tangkuban parahu (Gerbang bagian Atas).

Jika Anda keluar dari gerbang tol Padalarang (melewati Cipularang), dapat mengambil arah untuk menuju ke arah Cimahi yang kemudian belok kiri dan melewati Jl. Kolonel Masturi, teruskan saja perjalanan Anda mengikuti jalan Kolonel Masturi sampai ujungnya (melewati kec. Cisarua dan kec. Parongpong, Kab. Bandung Barat), setelah itu ketika Anda telah bertemu dengan sebuah pertigaan Jl. Raya Lembang, lanjutkan  saja dengan memilih arah jalan belok kiri dan berjalan terus saja mengikuti jalan dan melalui markas Brimob dan lain sebagainya. Ketika Anda sudah lewat plang Tahu Tauhid yang terdapat di sebelah kiri maka tidak jauh lagi Anda akan sampai, sekitar 200 meter lagi Anda sudah sampai di Gerbang akses untuk menuju ke kawasan wisata kawah Gunung Tangkuban Perahu (ada di kiri jalan).

Alamat Gunung Tangkuban Perahu adalah Gunung Tangkuban Parahu, Sukajaya, Lembang, Bandung Barat 40391, Jawa Barat, Pulau Jawa, Indonesia.

Apabila Anda masih bingung untuk mencapai Gunung Tangkuban Perahu, bisa membeli Paket wisata Bandung atau menyewa Mobil di Rental Mobil Bandung yang sudah termasuk supirnya yang dapat mempermudah perjalanan Anda. http://rainbow-outbound.com/ juga memiliki beberapa materi referensi tentang Hotel murah di Bandung untuk Anda yang tidak memiliki Budget lebih untuk menyewa hotel berbintang di Bandung.

 

Leave a Comment